<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Distorsia Bali Web Design &#187; Thoughts</title>
	<atom:link href="http://www.distorsia.com/category/thoughts/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.distorsia.com</link>
	<description>Bali Web Design</description>
	<lastBuildDate>Fri, 27 Aug 2010 08:59:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Website Telkom Harus Diganti</title>
		<link>http://www.distorsia.com/website-telkom-harus-diganti/</link>
		<comments>http://www.distorsia.com/website-telkom-harus-diganti/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Oct 2009 08:37:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>distorsia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Thoughts]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.distorsia.com/?p=243</guid>
		<description><![CDATA[Lagi-lagi kacrutnya bangsa ketangkap basah. Baru sehari yang lalu Mekominfo tweet Maju Terus Dunia Open Source Indonesia! Hari berikutnya ditemui website Telkom yang baru hanya di optimized untuk Internet Explorer 7, mana dikasih download link pula di footernya! Duh! Lihat ini tampang website Telkom di Firefox (klik gambarnya untuk full size): Dan ini screenshot tweet [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Lagi-lagi kacrutnya bangsa ketangkap basah. Baru sehari yang lalu Mekominfo tweet <a href="http://twitter.com/tifsembiring/status/5143807494" target="_blank">Maju Terus Dunia Open Source Indonesia</a>! Hari berikutnya ditemui website Telkom yang baru hanya di optimized untuk Internet Explorer 7, mana dikasih download link pula di footernya!</p>
<p>Duh!</p>
<p>Lihat ini tampang website Telkom di Firefox (klik gambarnya untuk full size):</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.distorsia.com/wp-content/uploads/2009/10/Website-Telkom-Harus-DIganti.jpg" rel="shadowbox[post-243];player=img;" title="Website Telkom Harus DIganti"><img class="size-full wp-image-244 aligncenter" title="Website Telkom Harus DIganti" src="http://www.distorsia.com/wp-content/uploads/2009/10/Website-Telkom-Harus-DIganti.jpg" alt="Website Telkom Harus DIganti" width="600" height="328" /></a></p>
<p>Dan ini screenshot tweet pak mentri yang menyebut Open Source.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="size-full wp-image-245 aligncenter" title="Twitter _ Tifatul Sembiring_ ikan sepat ikan selar, akh ..." src="http://www.distorsia.com/wp-content/uploads/2009/10/Twitter-_-Tifatul-Sembiring_-ikan-sepat-ikan-selar-akh-....jpg" alt="Twitter _ Tifatul Sembiring_ ikan sepat ikan selar, akh ..." width="600" height="361" /></p>
<p>Iya Pak Mentri, open source&#8230; Duh! #FAIL</p>
<p>Update: Ternyata bukan hanya browser lain yang hancur, tapi <a href="http://twitter.com/aulia/status/5168954458" target="_blank">semua browser kecuali Internet Explorer 7</a>. Massive Epic Fail!</p>
<p style="text-align: center;"><img class="size-full wp-image-247 aligncenter" title="Twitter _ Aulia Masna_ www.telkom.co.id viewed in ..." src="http://www.distorsia.com/wp-content/uploads/2009/10/Twitter-_-Aulia-Masna_-www.telkom.co.id-viewed-in-....jpg" alt="Twitter _ Aulia Masna_ www.telkom.co.id viewed in ..." width="619" height="341" /></p>
<p style="text-align: left;">Update: Now it looks good in Safari (kenapa musti di protes masif dulu ya?)</p>
<p style="text-align: center;"><img class="size-full wp-image-248 aligncenter" title="TELKOM - PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk" src="http://www.distorsia.com/wp-content/uploads/2009/10/TELKOM-PT.-Telekomunikasi-Indonesia-Tbk.jpg" alt="TELKOM - PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk" width="600" height="338" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.distorsia.com/website-telkom-harus-diganti/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pengalaman Prototype Experience</title>
		<link>http://www.distorsia.com/pengalaman-prototype-experience/</link>
		<comments>http://www.distorsia.com/pengalaman-prototype-experience/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 04 Jul 2009 16:34:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>distorsia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Thoughts]]></category>
		<category><![CDATA[Web 2.0]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.distorsia.com/?p=231</guid>
		<description><![CDATA[Menyenangkan. Awalnya ngga ngerti, tapi saya mendengar buzz dari website ini. Yaitu sebuah game bernama Prototype yang kala itu akan di launch, dan memamerkan trailer-nya menggunakan yang dipersonalisasi menurut data user. Ketika menemukan website Prototype Experience, kamu akan diminta untuk login menggunakan Facebook account. Saat itu saya ngga ragu, langsung saja login. Lagipula saya memang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Menyenangkan. Awalnya ngga ngerti, tapi saya mendengar buzz dari website ini. Yaitu sebuah game bernama Prototype yang kala itu akan di launch, dan memamerkan trailer-nya menggunakan yang dipersonalisasi menurut data user.</p>
<p>Ketika menemukan website <a href="http://www.prototype-experience.com/">Prototype Experience</a>, kamu akan diminta untuk login menggunakan <a href="http://www.facebook.com">Facebook</a> account. Saat itu saya ngga ragu, langsung saja login. Lagipula saya memang tidak pernah logout dari website.</p>
<p>Setelah menunggu kurang lebih 5 menit masa loading (mungkin lebih), tiba-tiba trailer auto play. Saya tonton tanpa berharap apa-apa, tau-tau data account saya di Facebook digunakan di bagian trailer tersebut, belum lagi foto-foto dan data-data lainnya.</p>
<p>Awalnya saya kaget, wow&#8230; main ambil saja data saya dari Facebook? Tapi kenyataannya ini kelihatannya akan menjadi sebuah trend. Kita akan bisa menerima kenyataan kita kehilangan privasi online (bukan hanya selebritis yang kehilangan privasi), saat semua dari kita sudah tidak perduli lagi akan privasi. Atau, lebih bijak untuk mengelola data pribadi di internet. Tapi memang, kemungkinan besar, kegiatan customer engagement di media online sejenis Prototype akan menjadi trend. Tunggu saja sampai model ini sampai ke bidang eCommerce dan Media, yang mendominasi jagat world wide web.</p>
<p>Maka akhirnya sebagai internet user, kita akan terbiasa kehilangan privasi dan diganti dengan kepuasan menerima produk yang relevan dengan diri kita.</p>
<p>Online Marketer, watch this space!</p>
<p><object width="515" height="336" data="http://blip.tv/play/g%2BwigY7dL4Wpcg" type="application/x-shockwave-flash"><param name="src" value="http://blip.tv/play/g%2BwigY7dL4Wpcg" /><param name="allowfullscreen" value="true" /></object></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.distorsia.com/pengalaman-prototype-experience/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengapa Anda Jangan Menggunakan Custom Program?</title>
		<link>http://www.distorsia.com/mengapa-anda-jangan-menggunakan-custom-program/</link>
		<comments>http://www.distorsia.com/mengapa-anda-jangan-menggunakan-custom-program/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 29 Jun 2009 09:02:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>distorsia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Thoughts]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.distorsia.com/?p=222</guid>
		<description><![CDATA[Kadang sulit dimengerti oleh perusahaan, bahwa menemukan solusi teknologi di dalam bisnis itu sebenarnya gampang. Syaratnya ya harus mau dibuat gampang. Di semua tempat saya bekerja, perusahaan lebih menyukai custom program daripada software yang sudah ada apalagi menggunakan software Open Source. Kesannya menggunakan custom program lebih keren. Mungkin memang lebih keren, tapi ujungnya pasti jadi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><img class="size-full wp-image-223 aligncenter" title="howie" src="http://www.distorsia.com/wp-content/uploads/2009/06/howie.jpg" alt="howie" width="600" height="450" /></p>
<p>Kadang sulit dimengerti oleh perusahaan, bahwa menemukan solusi teknologi di dalam bisnis itu sebenarnya gampang. Syaratnya ya harus mau dibuat gampang.</p>
<p>Di semua tempat saya bekerja, perusahaan lebih menyukai custom program daripada software yang sudah ada apalagi menggunakan software Open Source. Kesannya menggunakan custom program lebih keren. Mungkin memang lebih keren, tapi ujungnya pasti jadi nambah kerjaan, buang biaya dan waktu.</p>
<p>Di salah satu perusahaan lama tempat saya bekerja, ujungnya kami &#8216;dikerjain&#8217; oleh team IT yang ramai-ramai resign. Program yang mereka buat untuk perusahaan di kunci, sehingga perusahaan harus membayar uang tertentu agar program tersebut berjalan. Malangnya, perusahaan tersebut adalah perusahaan retail chain, yang memiliki cabang 14 di Indonesia, walhasil setiap tanggal tertentu, yang sudah di program oleh team IT lama, program kami acak-acakan.</p>
<p>Tentunya itu adalah contoh terburuk, tapi coba lihat skenario lain yang lebih sederhana, dengan menggunakan logika operasional. Custom program itu dibuat khusus untuk keperluan dan solusi tertentu oleh pembuatnya. Artinya:</p>
<ol>
<li>Jika masalah perusahaan berkembang, maka solusi default sudah tidak relevan lagi untuk memecahkan masalah.</li>
<li>Jika sudah tidak relevan biasanya perusahaan harus membayar jumlah tertentu untuk menambah fitur program.</li>
<li>Karena dibuat khusus oleh pembuatnya, maka hanya pembuatnya saja yang tahu pemecahan jika program bermasalah.</li>
</ol>
<p>Belajar dari pengalaman tersebut saya kapok menggunakan custom program, bahkan meski programmer nya teman dan atau kenalan sendiri. Saya lebih percaya sama software open source atau software yang sudah mapan untuk digunakan sebagai solusi bagi perusahaan:</p>
<ol>
<li>Open Source software memiliki support forum dan certified consultant, sementara itu corporate software memiliki customer support dan term of service nya jelas.</li>
<li>Sejauh saya menggunakan solusi selain custom program, saya tidak menemukan &#8216;hidden charge&#8217;, yang lumrah ditemukan di bisnis teknologi.</li>
<li>Jika &#8216;programmer&#8217; internal ada apa-apa, misalnya resign, sangat mudah menemukan penggantinya. Karena solusi permasalahan bukan hanya dia yang mengerti.</li>
</ol>
<p>Gampang kan? Kenapa musti dibuat susah?</p>
<p><span style="text-decoration: underline;"><em>Catatan:</em></span></p>
<ol>
<li><em>Perusahaan-perusahaan tempat saya bekerja memang tidak memiliki teknologi sebagai core operation.</em></li>
<li><em>Perusahaan-perusahaan tersebut masuk kategori perusahaan menengah, yang tidak memiliki cukup dana untuk membeli teknologi tingkat tinggi.</em></li>
</ol>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.distorsia.com/mengapa-anda-jangan-menggunakan-custom-program/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pindah Operating System?</title>
		<link>http://www.distorsia.com/pindah-operating-system/</link>
		<comments>http://www.distorsia.com/pindah-operating-system/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Mar 2009 14:03:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Robin Malau</dc:creator>
				<category><![CDATA[Design]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Thoughts]]></category>
		<category><![CDATA[Tools]]></category>
		<category><![CDATA[Macintosh]]></category>
		<category><![CDATA[Personal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.distorsia.com/pindah-operating-system/</guid>
		<description><![CDATA[Setelah sepanjang hidup berkomputer ria dan melewati 2 laptop dan 2 desktop PC, sejak minggu lalu akhirnya saya menggunakan komputer 15&#8243; Apple Mac Book Pro. Setelah bertahun-tahun terbiasa dengan graphic PC, awalnya saya bingung dengan tampilan grafis Mac. Koq kurang terang kata saya dalam hati, ternyata, menurut rekan kerja saya dulu, yang menggunakan Mac sejak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah sepanjang hidup berkomputer ria dan melewati 2 laptop dan 2 desktop PC, sejak minggu lalu akhirnya saya menggunakan komputer 15&#8243; Apple Mac Book Pro.</p>
<p>Setelah bertahun-tahun terbiasa dengan graphic PC, awalnya saya bingung dengan tampilan grafis Mac. Koq kurang terang kata saya dalam hati, ternyata, menurut rekan kerja saya dulu, yang menggunakan Mac sejak lama untuk graphic printing, warna di Mac yang &#8216;bener&#8217;.</p>
<p>Well. Secara fungsional, efek grafis monitor Mac ke mata saya sangat pas, soalnya saya &#8216;bolor&#8217; minus 2 dan plus 2. Sayangnya, warna yang &#8216;benar&#8217; ini ngga berlaku di screen media seperti website, karena sebagian besar user menggunakan PC.</p>
<p>So, web designer yang bijak, tetap harus mengoptimasi design untuk semua media. Bukan ikut-ikutan i am mac atau i am pc. Hehe, use both!</p>
<p>Anyway, dibawah ini screen laptop saya. That&#8217;s a lovely Dock eh? <img src='http://www.distorsia.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<div style="text-align: center;"><img style="max-width: 800px;" src="http://farm4.static.flickr.com/3076/3362141559_ae160f5a0a.jpg?v=0" alt="" /></div>
<p><img style="max-width: 800px;" src="http://img.distorsia.netdesktop%20robin.jpg" alt="" /></p>
<div class="zemanta-pixie"><img class="zemanta-pixie-img" src="http://img.zemanta.com/pixy.gif?x-id=a0398d5c-7a3a-4c49-b3f0-fbc791dba48e" alt="" /></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.distorsia.com/pindah-operating-system/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rencana Redesign Yang Tak Kunjung Kelar</title>
		<link>http://www.distorsia.com/rencana-redesign-yang-tak-kunjung-kelar/</link>
		<comments>http://www.distorsia.com/rencana-redesign-yang-tak-kunjung-kelar/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Mar 2009 11:46:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Robin Malau</dc:creator>
				<category><![CDATA[Thoughts]]></category>
		<category><![CDATA[Redesign]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.distorsia.com/rencana-redesign-yang-tak-kunjung-kelar/</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa minggu terakhir, saya sudah ingin redesign Distorsia.com. Tapi, seperti orang bijak berkata, Arsitek biasanya ngga punya rumah. Haha. Bercanda. Iya, akhir-akhir ini saya sangat sibuk sampai tidak sempat meng-update blog Distorsia dan mulai eksekusi redesign. Ide sudah ada, saya sudah punya bayangan bagaimana Distorsia akan terlihat setelah redesign nanti, tapi ya saya masih harus [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa minggu terakhir, saya sudah ingin redesign Distorsia.com. Tapi, seperti orang bijak berkata, Arsitek biasanya ngga punya rumah. Haha. Bercanda.
<p>Iya, akhir-akhir ini saya sangat sibuk sampai tidak sempat meng-update blog Distorsia dan mulai eksekusi redesign. Ide sudah ada, saya sudah punya bayangan bagaimana Distorsia akan terlihat setelah redesign nanti, tapi ya saya masih harus sabar sampai saya punya waktu.
<p>Hahah. Paradoks, arsitek koq ngga ngurus rumah sendiri&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.distorsia.com/rencana-redesign-yang-tak-kunjung-kelar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kartu Nama Baru</title>
		<link>http://www.distorsia.com/kartu-nama-baru/</link>
		<comments>http://www.distorsia.com/kartu-nama-baru/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Feb 2009 17:09:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Robin Malau</dc:creator>
				<category><![CDATA[Thoughts]]></category>
		<category><![CDATA[Bali Web Design]]></category>
		<category><![CDATA[Google]]></category>
		<category><![CDATA[Kartu Nama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.distorsia.com/?p=203</guid>
		<description><![CDATA[]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><img class="size-full wp-image-204 aligncenter" title="kartu-nama-distorsia-web-design" src="http://www.distorsia.com/wp-content/uploads/2009/02/kartu-nama-distorsia-web-design.jpg" alt="kartu-nama-distorsia-web-design" width="620" height="346" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.distorsia.com/kartu-nama-baru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pemerintah Indonesia Butuh Website Baru</title>
		<link>http://www.distorsia.com/pemerintah-indonesia-butuh-website-baru/</link>
		<comments>http://www.distorsia.com/pemerintah-indonesia-butuh-website-baru/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Jan 2009 14:55:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Robin Malau</dc:creator>
				<category><![CDATA[Thoughts]]></category>
		<category><![CDATA[Barack Obama]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah RI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.distorsia.com/?p=195</guid>
		<description><![CDATA[Tak lama setelah Presiden terpilih dilantik, team Presiden Amerika, Barack Obama segera meluncurkan redesign website pemerintah Amerika, di alamat Whitehouse.gov. Website yang dibuat semasa pemerintahan Clinton ini, konon ngga keurus semasa pemerintahan Bush dan sekarang dibangkitkan lagi oleh Obama. Whitehouse.gov. Klik di gambar untuk melihat websitenya. Sejak website Obama semasa kampanye, saya (dan saya yakin [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tak lama setelah Presiden terpilih dilantik, team Presiden Amerika, Barack Obama segera meluncurkan redesign website pemerintah Amerika, di alamat <a href="http://www.whitehouse.gov/" target="_blank">Whitehouse.gov</a>. Website yang dibuat semasa pemerintahan Clinton ini, <a href="http://www.wired.com/politics/law/news/2001/01/41319" target="_blank">konon ngga keurus</a> semasa pemerintahan Bush dan sekarang dibangkitkan lagi oleh Obama.</p>
<p style="text-align: center;"><strong>Whitehouse.gov. Klik di gambar untuk melihat websitenya.</strong></p>
<p style="text-align: center;"><a rel="shadowbox" href="http://www.whitehouse.gov/"><img src="http://www.distorsia.com/wp-content/uploads/2009/01/whitehouse-gov.jpg" alt="Whitehouse.gov" width="600" height="981" /></a></p>
<p>Sejak website <a href="http://www.barackobama.com/" target="_blank">Obama semasa kampanye</a>, saya (dan saya yakin designer lain dari seluruh dunia akan setuju) sangat terkesan dengan design dan penggunaan teknologi internet oleh Barack Obama.</p>
<p>Website-website nya, termasuk <a href="http://change.gov/content/home" target="_blank">Change.gov</a> dan <a href="http://recovery.gov/" target="_blank">Recovery.gov</a>, menurut saya membuat standar baru di kalangan website politik, baik dari segi design, penggunaan teknologi, hingga pemilihan nama domain. Belum lagi bagaimana mereka menggunakan dan mengoptimalkan akun-akun di <a href="http://www.facebook.com/barackobama" target="_blank">Facebook</a>, <a href="http://twitter.com/BarackObama" target="_blank">Twitter</a>, YouTube (<a href="http://www.youtube.com/user/BarackObamadotcom" target="_blank">disini</a> dan <a href="http://www.youtube.com/user/whitehouse" target="_blank">disini</a>) dan di website-website Social Networking lainnya.</p>
<p>Kata siapa image politisi harus gaptek dan ngga bisa up to date dengan trend?</p>
<p style="text-align: center;"><strong>Change.gov. Klik di gambar untuk melihat websitenya.<br />
</strong></p>
<p style="text-align: center;"><a rel="shadowbox" href="http://change.gov/"><img src="http://www.distorsia.com/wp-content/uploads/2009/01/change-dot-gov.jpg" alt="Change.gov" width="600" height="981" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><strong>BarackObama.com. Klik di gambar untuk melihat websitenya.</strong></p>
<p style="text-align: center;"><a rel="shadowbox" href="http://change.gov/"><img src="http://www.distorsia.com/wp-content/uploads/2009/01/barack-obama-dot-com.jpg" alt="Barack Obama Dot Com" width="600" height="981" /></a></p>
<p>Sekarang, bagaimana dengan <a href="http://www.indonesia.go.id/id/index.php?option=com_frontpage&amp;Itemid=1" target="_blank">website pemerintah kita</a>?</p>
<p>Entah mata saya yang salah atau bagaimana, tapi layout website pemerintah kita ngga habis terlihat di screen 1680px di komputer saya di browser Google Chrome dan Safari. Entah disainer nya pikir, kebanyakan yang datang ke website itu pake screen sebesar 2.000 px ke atas, ngga ada orang pake Macintosh atau bagaimana saya juga ngga ngerti.</p>
<p>Meski saya yakin mereka punya alasan teknis tersendiri, yang pasti saya ngga ingin tahu lebih jauh apalagi meneruskan browsing ke website pemerintah kita sendiri.</p>
<p>Catatan lain, semua website Obama lebih cepat dibuka daripada website pemerintah RI. Meski, website pemerintah kita <a href="http://whois.domaintools.com/indonesia.go.id" target="_blank">di host di negara sendiri</a>, semua website Obama, yang hosting nya berada ratusan ribu kilometer dari tempat kita tinggal. Hehe&#8230; Go figure out yourself.</p>
<p>Silahkan anda lihat sendiri.</p>
<p style="text-align: center;"><strong>Indonesia.go.id. Klik di gambar untuk melihat websitenya.</strong></p>
<p style="text-align: center;"><a rel="shadowbox" href="http://www.Indonesia.go.id/"><img src="http://www.distorsia.com/wp-content/uploads/2009/01/pemerintah-ri.jpg" alt="Portal Pemerintah Indonesia" width="600" height="981" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><strong>Website Pemerintah RI di Google Chrome</strong></p>
<p style="text-align: center;"><img class="size-full wp-image-199 aligncenter" title="pemerintah-ri-di-chrome" src="http://www.distorsia.com/wp-content/uploads/2009/01/pemerintah-ri-di-chrome.jpg" alt="pemerintah-ri-di-chrome" width="500" height="303" /></p>
<p style="text-align: center;"><strong>Website Pemerintah RI di Safari</strong></p>
<p style="text-align: center;"><img class="size-full wp-image-200 aligncenter" title="pemerintah-ri-di-safari" src="http://www.distorsia.com/wp-content/uploads/2009/01/pemerintah-ri-di-safari.jpg" alt="pemerintah-ri-di-safari" width="500" height="303" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.distorsia.com/pemerintah-indonesia-butuh-website-baru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Selamat Tahun Baru</title>
		<link>http://www.distorsia.com/selamat-tahun-baru/</link>
		<comments>http://www.distorsia.com/selamat-tahun-baru/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 31 Dec 2008 13:53:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Robin Malau</dc:creator>
				<category><![CDATA[Thoughts]]></category>
		<category><![CDATA[Page Rank]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.distorsia.com/?p=168</guid>
		<description><![CDATA[Akhirnya, setelah berjalan aktif 10 bulan, domain distorsia.com mendapat Page Rank 4. Sekarang adalah waktunya untuk New Year resolution: gets better in 2009. Tentu. Value untuk klient lebih baik, kualitas website lebih baik, hasil untuk stakeholder lebih baik. Selamat Tahun Baru 2009 dari Bali Web Design! Cheers!]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="size-full wp-image-169 alignleft" title="bali-web-design-page-rank-4" src="http://www.distorsia.com/wp-content/uploads/2008/12/bali-web-design-page-rank-4.png" alt="bali-web-design-page-rank-4" width="331" height="92" />Akhirnya, setelah berjalan aktif 10 bulan, domain distorsia.com mendapat Page Rank 4.</p>
<p>Sekarang adalah waktunya untuk New Year resolution: gets better in 2009. Tentu. Value untuk klient lebih baik, kualitas website lebih baik, hasil untuk stakeholder lebih baik.</p>
<p>Selamat Tahun Baru 2009 dari Bali Web Design!</p>
<p>Cheers!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.distorsia.com/selamat-tahun-baru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Merry Christmas!</title>
		<link>http://www.distorsia.com/merry-christmas/</link>
		<comments>http://www.distorsia.com/merry-christmas/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 21 Dec 2008 06:45:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Robin Malau</dc:creator>
				<category><![CDATA[Thoughts]]></category>
		<category><![CDATA[Christmas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.distorsia.com/?p=161</guid>
		<description><![CDATA[Salju telah turun di Distorsia.com. Meski tinggalnya di Bali, tapi semangat musim dinginnya luar biasa Dengan ini, Distorsia.com mengucapkan Selamat Natal 2008 untuk semuanya. Hip hip huuuurrraaayyy!]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Salju telah turun di Distorsia.com. Meski tinggalnya di Bali, tapi semangat musim dinginnya luar biasa <img src='http://www.distorsia.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Dengan ini, Distorsia.com mengucapkan Selamat Natal 2008 untuk semuanya.</p>
<p>Hip hip huuuurrraaayyy!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.distorsia.com/merry-christmas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Komunikasi Dua Arah ala Internet</title>
		<link>http://www.distorsia.com/komunikasi-dua-arah-ala-internet/</link>
		<comments>http://www.distorsia.com/komunikasi-dua-arah-ala-internet/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Jun 2008 07:17:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Robin Malau</dc:creator>
				<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[Thoughts]]></category>
		<category><![CDATA[Web 2.0]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.distorsia.com/?p=37</guid>
		<description><![CDATA[Internet adalah medium dua arah. Ini adalah cerminan bahwa pengguna internet dapat menciptakan konten dan mempublikasikannya ke internet agar user lain dapat mengkonsumsinya. Dengan adanya internet, anda tidak hanya mengkonsumsi makanan kalengan dari perusahaan besar saja, tetapi juga bisa terlibat dalam publikasi. Sebaliknya, Televisi dan Radio adalah medium satu arah. Perusahaan-perusahaan media besar memiliki semua [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" style="float: left;" src="http://www.distorsia.com/wp-content/uploads/2008/06/oneway.jpg" alt="" width="200" height="80" />Internet adalah medium dua arah. Ini adalah cerminan bahwa pengguna internet dapat menciptakan konten dan mempublikasikannya ke internet agar user lain dapat mengkonsumsinya. Dengan adanya internet, anda tidak hanya mengkonsumsi makanan kalengan dari perusahaan besar saja, tetapi juga bisa terlibat dalam publikasi.</p>
<p><img class="alignright" style="float: right;" src="http://www.distorsia.com/wp-content/uploads/2008/06/twoway.jpg" alt="" width="200" height="80" />Sebaliknya, Televisi dan Radio adalah medium satu arah. Perusahaan-perusahaan media besar memiliki semua aset publikasi dan anda tidak memiliki pilihan selain mengkonsumsi konten yang disediakan. Perusahaan-perusahaan tersebut semakin memiliki kekuasaan yang besar yang cenderung monopolistis dan menjadi penentu opini publik sampai hadir apa yang disebut independen publishing di internet.</p>
<p>Sekarang, dengan adanya internet dan publikasi independen, anda dapat menyampaikan pesan bisnis anda kepada pasar. Siapa saja bisa memulai website atau blog dan mengeluarkan pesannya online. Ini adalah gerakan yang penting, bahkan, sangat penting. Saking pentingnya, jika melihat trend perkembangan publishing business lewat media internet, maka suatu hari nanti internet dapat menggantikan media satu arah seperti televisi dan radio, atau media-media tersebut kemungkinan beralih untuk mempublikasikan kontennya ke internet.</p>
<p>Tentunya ini adalah asumsi yang prediktif. Jadi, mungkin ya mungkin tidak. Jika tidak, maka tidak ada masalah. Jika ya, maka akan ada eksodus besar-besaran media dari media tradisional satu arah ke media dua arah. Sebelum hari itu tiba, anda sudah harus bersiap untuk menjawab pertanyaan,&#8221; Sudahkan anda bersiap untuk berubah?&#8221;.</p>
<p>Bangun website bisnis anda, dan publikasikan suara anda lewat media dua arah, internet.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.distorsia.com/komunikasi-dua-arah-ala-internet/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
