Website Telkom Harus Diganti
Lagi-lagi kacrutnya bangsa ketangkap basah. Baru sehari yang lalu Mekominfo tweet Maju Terus Dunia Open Source Indonesia! Hari berikutnya ditemui website Telkom yang baru hanya di optimized untuk Internet Explorer 7, mana dikasih download link pula di footernya!
Duh!
Lihat ini tampang website Telkom di Firefox (klik gambarnya untuk full size):
Dan ini screenshot tweet pak mentri yang menyebut Open Source.

Iya Pak Mentri, open source… Duh! #FAIL
Update: Ternyata bukan hanya browser lain yang hancur, tapi semua browser kecuali Internet Explorer 7. Massive Epic Fail!

Update: Now it looks good in Safari (kenapa musti di protes masif dulu ya?)

« Selamat Tahun Baru 2010 | Halaman Depan | WordPress iPhone App »
















Komentar Pembaca
yaaa….. kan wajar… itu pas telkom baru ganti logo, jadi itu masa perubahan isi website… wajar kalo terjadi ky gitu….
Pak Imam, terimakasih komentarnya. Tetapi, anda tidak mengerti maksud saya.
Jika masih ada kesalahan itu wajar kalau baru launching redesign website. Tentu. Tapi itu makanya webdesigner profesional melakukan testing, debugging dan lain sebagainya sebelum launching disain baru. Apalagi pada klien sekaliber Telkom.
Intinya, browser compatibility. Yang dibuat bukan karena bug, tetapi menurut saya sengaja. Mengapa spesifik Internet Explorer 7? Bagaimana dengan browser open source seperti Firefox dsb, sementara mentrinya baru saja mengatakan dukungan terhadap open source?
Setelah dikritik luar biasa, di kalangan disainer, baru diganti sedikit demi sedikit. Jika pada saat itu kalangan disainer mengatakan hal yang sama seperti anda, “Ya wajar lah, kan websitenya baru”, maka belum tentu mereka melakukan perubahan.
Maaf, bukan saya mengatakan komunitas disainer yang membuat perubahan ini. Tapi kejadiannya tidak wajar.
I hate the “Best Viewed” statement. it’s a limitation, and a web shouldn’t have a limitation on browser compability
Hem betul th!! Sudah waktunya digobrek!!
Tinggalkan komentar...